Garis News Online | Masa lalu, Hari ini & Masa Depan

BPK Diminta Ungkap Hibah dan Bansos Tahun 2012

Tarman AmartaPurwakarta, GARISNEWS – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta untuk mengungkap realisasi belanja hibah dan bantuan sosial pada anggaran tahun 2012 di Kabupaten Purwakarta. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aspirasi Masyarakat Purwakarta (Amarta) menilai anggaran dana senilai puluhan miliyar itu berpotensi pada pelanggaran dan penggunaan yang tak sesuai dengan pertanggungjawaban.

“Kami meminta aparat penegak hukum untuk mengadakan penyelidikan kepada kasus ini, karena disinyalir ada beberapa kegiatan, yang kiranya perlu dilakukan audit secara seksama," ujar Ketua AMARTA Tarman Sonjaya di Sekretariat Jalan Raya Sadang-Subang, Rabu(27/3).

Tarman menjelaskan,  dana yang dianggarkan tahun 2012 yaitu belanja Hibah pada APBD Murni sebesar Rp49,05 miliyar dan belanja bansos Rp6,60 miliyar. Sedangkan, pada APBD Perubahan dana yang dianggarkan untuk belanja hibah Rp70,59 miliyar. Dan untuk belanja bansos Rp10 miliyar.

“Diduga dalam realisasinya anggaran tersebut, terdapat ketidak-sesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tuturnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Kang Tarman mengharapkan tindak lanjut dari BPK. Terkait temuan pada hasil audit APBD Purwakarta Tahun Anggaran 2011. "Sampai saat ini pihak berwenang terkesan membiarkan, menyangkut ketidakpatuhan Pemda Purwakarta terhadap peraturan perundang-undangan," pungkasnya. (GN-006)

 
FacebookTwitterRSS Feed
Kamis, 18 September 2014
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini516
mod_vvisit_counterKemarin410
mod_vvisit_counterMinggu ini2491
mod_vvisit_counterBulan ini10754
mod_vvisit_counterSemuanya481252

We have: 10 guests online