Garis News Online | Masa lalu, Hari ini & Masa Depan

Upwelling Bunuh 500 Ton Ikan, Kolam Terapung Waduk Cirata

Bandung Barat, GARISNEWS – Upwelling di Kolam Terapung Waduk Cirata tidak bisa diprediksi PT PJB BPWC dan petani. Di tahun 2010, tercatat kerugian ikan mencapai 500 ton dari 53031 petak kolam terapung di Waduk Cirata. Upwelling terjadi disebabkan oleh penguapan zat sedimentasi dan gas Hidrogen Sulfide (H2S).

Staff  Lingkungan PT BPWC, Yaya Hudaya ST menjelaskan, kondisi perairan yang minim akan kandungan oksigen, ditambah buruknya iklim dan cuaca, faktor penyebab terjadinya upwelling.

“Gas H2S menekan air dari dasar waduk naik keatas membawa racun dan zat zat sedimentasi. Air di permukaan yang minim akan kandungan oksigen, terkontaminasi H2S dan racun dari dasar waduk. Akhirnya ikan di permukaan mengalami kematian,” jelas Yaya Hudaya di tempat kerjanya, Senin (18/2).

Kolam Terapung Waduk Cirata diserang upwelling hampir berbarengan dengan Kolam Terapung Waduk Jatiluhur. Seperti yang diberitakan garisnews.com pada 15 Januari 2013, Kolam Terapung Waduk Jatiluhur hanya mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Hal tersebut disebabkan karena jumlah kolam terapung di Waduk Jatiluhur jauh lebih sedikit. Sedangkan di Waduk Cirata, maksimal menampung sampai 20.000 petak kolam terapung dengan batas minim ideal 12.000 kolam,” ujar Yaya.(GN-009)

 
FacebookTwitterRSS Feed
Kamis, 17 April 2014
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini182
mod_vvisit_counterKemarin512
mod_vvisit_counterMinggu ini2025
mod_vvisit_counterBulan ini9114
mod_vvisit_counterSemuanya393758

We have: 6 guests online